Selasa, 11 Februari 2014
Pernah dengan band indi satu ini. Alunan lagunya yang puitis ini menusuk hati saya sebagai pendengar, kalo boleh ngejudge ini band, cuma satu kata yang mau aku katakan.
"LANJUTKAN KARYA KARYA MU"  karena mungkin udah jatuh cinta ya sama band ini, gak tau gak ada bosan bosan nya dengerin lagunya, apa lagi pas ujan, cocok buat galau teduuuhh banget
Personil nya
bang,,


Mohammad Istiqamah Djamad
Mohammad Istiqamah Djamad Born in Makassar, January 24th 1984.
 Comi Aziz Kariko

Born on February 24th 1984. Comi
 Ivan Penwyn
Ivan Penwyn Born on  December 31th 1985 An ex-student of University of Indonesia majoring on Philosophy, Ivan is the shyest Payung Teduh personnel among the others.
Alejandro Saksakame
Alejandro Saksakame Born April 2nd 1984, Cito is his nickname.  

Biografinya
Payung Teduh lahir dari dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pemusik di Teater Pagupon yang senang nongkrong bersama di kantin FIB (Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia,  mereka adalah Is dan Comi  yang senang bermain musik bersama di kantin, selasar gedung kampus, tepi danau hingga event – event di luar kampus. Secara tidak sadar kebersamaan mereka dalam bermain musik telah menguatkan karakter bermusik mereka dan telah disadari bagi orang-orang sekitar yang sering menyaksikan mereka bermain musik bersama. 

Payung Teduh terbentuk pada akhir 2007 dengan formasi awal Is dan Comi, sadar akan eksplorasi bunyi dan performa panggung pada tahun 2008 Payung teduh mengajak Cito untuk bergabung bersama sebagai drummer lalu mengajak Ivan sebagai guitalele player pada tahun 2010. Angin Pujaan Hujan ialah lagu pertama yang memunculkan warna mereka sendiri. Seiring berjalannya waktu tercipta pula lagu-lagu lainnya seperti Kucari Kamu, Amy, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, juga termasuk karya-karya dari pementasan teater bersama Catur Ari Wibowo seperti Resah, Cerita Tentang Gunung dan Laut, serta karya Amalia Puri yang berjudul Tidurlah dan Malam. Dan pada akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album indie pertamanya yang dirilis dipenghujung 2010.

Musik yang dimainkan oleh Payung Teduh  tidak memiliki batasan tersendiri,  musik yang dimainkan oleh Payung Teduh yaitu musik Payung Teduh itu sendiri. Pada album pertama ini bisa dibilang karakter musik yang dibawakan seperti musik di era golden 60’s dengan  balutan keroncong dan jazz. Dan jika ditanya jenis musik apa yang diusung oleh Payung Teduh, maka Payung Teduh menyerahkan sepenuhnya kepada pendengar. Dalam pengertian bahwa payung teduh tidak akan hanya berhenti di satu gendre tertentu, namun yang pasti tetap bermusik dengan ciri yang sudah mereka miliki.

Sumber : http://payungteduh.blogspot.com/

0 komentar:

Tentang apa blog ini?

Tentang apa ajah dah yang penting bermanfaat.

Total Orang Nyasar

DIberdayakan Oleh Reza. Diberdayakan oleh Blogger.

What i Feel Now!!!

What i Feel Now!!!

Popular Posts

Followers

Sering Nongkrong Di

Alamat orang yang nyasar